Dionisius Sihombing, S.Pd, M.Si

Dionisius Sihombing, M.SiDion, begitu ia akrab dipanggil, bertanggung jawab untuk rubrik Konsultasi Pendidikan, yang meliputi Kendali Mutu Pendidikan, Kendali Birokrasi Pendidikan, Kendali Konflik Pendidikan, Kendali Kompensasi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Kerjasama Luar Negeri, serta Kendali Informasi & Publikasi Pendidikan.

Pada 1996, Dionisius Sihombing menjadi mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan dan sejak tahun 2005 menjadi dosen PNS Unimed Medan pada jurusan manajemen Fakultas Ekonomi Unimed. 

Sebelum diangkat sebagai dosen PNS di Unimed ia mengawali tugas sebagai dosen luar biasa dan dosen honorer mata kuliah ‘agama katolik’ pada unit pelaksana teknis MKU Unimed dan jurusan pendidikan ekonomi pada Fakultas Ilmu Sosial unimed sejak tahun 2000 s.d tahun 2005.

Bagi Dion, Unimed menjadi sebuah tempat yang memberikan kesan dan pengalaman tersendiri dalam hidup. Pengalaman pahit dan manis yang ia rasakan telah menghantar untuk menjadi pribadi pencerah (baca: dosen) bagi insan akademis di Unimed. 

Dion mengimani bahwa hidup adalah rahmat dan rahmat itu haruslah dibagikan bagi kehidupan sesama. Tugas setiap orang dalam hidup ini adalah bersyukur, berkarya dan berbakti. Dengan ketiga hal itu hidup kita harus hadir membawa rasa dan terang bagi kehidupan sekitar.

Berbekal ke-aktif-an dalam organisasi pada Unit Kegiatan Mahasiswa Katolik Santo Martinus Unimed, Presedium Mahasiswa Unimed dan sebagai Tim Pastoral Mahasiswa Katolik Keuskupan Agung Medan, Dion menyahuti harapan diatas, dan oleh karenanya ia memperoleh beasiswa S1 dari Konferensi Wali Gereja Indonesia, Jakarta dan untuk studi S2 pada Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan 2001 s.d 2004 dari Keuskupan Agung Medan melalui Pastor Yohannes Velkamp, OFM.Cap.

Motto hidupnya adalah "Segalanya akan indah, apabila didapatkan lewat perjuangan dan pengorbanan". Motto ini telah memberi arti penting bagi perjalanan hidupnya, hingga menerima banyak berkat dan kemudahan dalam hidup, walau juga banyak tantangan. 

Selama sepuluh tahun menjadi dosen Unimed, ia memiliki konsep diri bahwa Hidup bukanlah sekedar untuk baik namun untuk hidup yang benar dan membaikkan, walau untuk itu penuh tantangan.

Di usianya yang ke-38, suami dari Evi Kristina Simorangkir, S.Pd ini mengajak agar setiap orang dalam hidup berani bersikap dan menunjukkan warna jelas dan tidak samar-samar dalam interaksi dengan masyarakat. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita agar bersiap dan bersedia untuk melakukan perbaikan-perbaikan diri dalam hidup.

Untuk bisa sampai pencapaian itu, Dion melibatkan diri dan bergabung dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan atau bahkan mendirikan organisasi. Sebab lewat organisasi ia dapat mengembangkan dan mengaktualisasi diri bahkan membina relasi-relasi dengan banyak orang dan mendapat pengalaman-pengalaman hidup yang luar biasa.

Beberapa organisasi yang saya ikuti adalah: 
  1. Kerohanian Mahasiswa Katolik (KMK) St. Martinus Unimed, 
  2. Tim Pastoral Mahasiswa (TPM) Keuskupan Agung Medan, 
  3. Senat Mahasiswa Unimed, 
  4. Lembaga Konsultasi Pendidikan ‘Citra’ Sumut (LKP’Citra’ Sumut)/Pendiri,
  5. Ikatan Insan Pendidikan Katolik (IIPK) Keuskupan Agung Medan, 
  6. Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Wilayah Sumut, 
  7. Cendikiawan, Profesional, Usahawan Katolik (CPUKAT) Sumatera Utara, dan Club Insan Entrepreneurship (CIE)/Pendiri.
Melalui organisasi ini ia telah banyak kontribusi personal bagi masyarakat, misalnya ketika ia didaulat menjadi pembicara di Departemen Agama Bimas Katolik Sumut dalam rangka peningkatan kualitas personal para guru agama dari Tingkat Dasar hingga tingkat atas, pembicara pada Pembinaan Guru Agama Bimas Katolik Kemenag RI, pembicara pada seminar pendidikan di Universitas Negeri Malang, pembicara di kelompok organisasi mahasiswa, dan pembawa rubrik pendidik di Radio Maria Indonesia 102,4 FM Medan.

Selain manfaat relasi lewat kegiatan-kegiatan yang dilakukannya, ia juga mendapat materi. Semua itu telah membantu kebutuhan dalam menafkahi keluarga dan ketiga anak-anaknya (Immanuel Osmar Sihombing, Agata Lasria Parsaulian Sihombing dan Arsenius Preneur Maslow Sihombing).

Seturut daya dan kemampuan yang ia miliki, Dion telah berusaha menghadirkan karya bagi masyarakat berupa buku berjudul Pengantar Bisnis, 15 Karakter Entrepreneurship, Keutamaan Sang Pemenang, dan Buku terbaru ini, Guru, Manusia Kaya Arti, Modul Perkuliahan Bank dan lembaga keuangan Non Bank, Bunga Rampai Opini Untuk Indonesia, dan berbagai karya tulis ilmiah untuk kepentingan seminar-seminar.

Dion pantas berterimakasih atas semua dukungan dari berbagai pihak khususnya Unimed, Bimas Katolik Kemenag Sumut, Keuskupan Agung Medan, dan Radio Maria Indonesia, sehingga saya dapat tumbuh dan berkembang menjadi personal produktif dan kontributif bagi masyarakat. 

Komitmennya untuk terus berkarya dan melayani kehidupan. Selagi hayat masih dikandung badan, karya dan karsa akan terus ia gemakan bagi bumi pertiwi Indonesia sebagai bukti cinta dan rasa abdi serta menjadi bukti syukur dan terimakasihnya kepada Sang Pencipta, Tuhan Allah Semesta Alam.

Lebih jauh dengan Dr. Dionisius Sihombing, M.Si,
silahkan hubungi :
WA: 085262116568
FB: Dion Sihombing

Follow by Email