Era Digital Bukan Penghalang Bagi Ke-16 Postulan Suster KYM

Era Digital Bukan Penghalang Bagi Ke-16 Postulan Suster KYM
Ke-16 calon suster KYM yang diterima sebagai Postulan KYM berpose bersama moderator KYM, Pastor Oktavianus Situngkir, OFM Cap (31/10)


PENASINERGI - Era Milenial tak bisa dilepaskan dari literasi digitali. Era di mana segala hal tampak mudah kita peroleh dan segala tindakan dengan bebas kita lakukan. Tak sedikit dari masyarakat yang mendewakan era ini sebagai era kebebasan mutlak, hingga Tuhan tak lagi begitu penting untuk disembah.

Perubahan jaman tentu saja turut memengaruhi pilihan hidup seseorang. Sebagaimana kita pahami bahwa pilihan hidup itu mensyaratkan kebebasan dari dalam diri kita sendiri, dan demi kebahagiaan kita sendiri. Jadi, pilihan hidup itu melulu soal kebahagiaan hati kita.

Hal yang sama juga tampak jelas dalam moment istimewa dan menginspirasi kita, saat menyaksikan 16 (enam belas) gadis belia berani menyerahkan diri kepada Tuhan dan Gereja dengan menjadi susuter KYM pada hari ini, 31 Oktobet 2019.
Ke-16 suster Postulan KYM ini diterima dalam Perayaan Ekaristi agung yang dipersembahkan oleh imam moderator KYM, Pastor Oktavianus Situngkir OFM Cap.

Pada perayaan yang sama juga dirayakan pesta syukur Pesta Emas hidup membiara suster senior KYM, Sr. Yovita Simbolon, KYM. Kehadiran Sr. Yovita, biar bagaimanapun turut menginspirasi para postulan KYM dan suster-suster KYM lainnya, khususnya kesetiaannya menjadi biarawati  KYM.

Usai Perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah. Keceriaan dan kegembiaraan begitu mendominasi wajah-wajah suster jubilaris dan para suster KYM dan para undangan yang hadir.

Proficiat untuk Sr. Yovita Simbolon KYM yang merayakan 50 tahun hidup membiaranya, juga kepada ke-16 suster postulan yang baru bergabung dengan kongregasi suster-suster KYM. Horas. Mejuah-juah, Njuah-juah, Ya'ahowu. Semoga KYM tetap jaya!


Penulis: Paskalis Wangga
Editor: Lusius Sinurat