Ujian Nasional Bukan Hal Yang Menakutkan Lagi

Foto Insert: Paskalis Wangga (Pena Sinergi) bersama Elliartha Pasaribu (PKS Kurikulum) dan Rosmaida Siallagan (PKS Kesiswaan)
Pena Sinergi - MA Katolik Sibolga, kususnya siswa kelas XII yang berjumlah 161 orang telah siap mengahadapi Ujian Nasional (UNAS) yang dilaksanakan pada tanggal 4 - 6 April 2016. Usaha-usaha persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah khususnya Kepala Sekolah bersama Bapak dan Ibu Guru telah dilakukan.

Dalam wawancara Pena Sinergi dengan ke dua wakil Kepala Sekolah, Elliartha Pasaribu (PKS Kurikulum) dan Rosmaida Siallagan (PKS Kesiswaan) di Sibolga, Sabtu (2/4) bahwa UNAS kali ini tak begitu menakutkan seperti sebelumnya.

Persiapan-persiapan yang dilakukan agar siswa kelas XII SMA Katolik Sibolga sukses dalam Ujian Nasional tahun 2016 ini, antara lain mempersiapkan siswa kelas X – XI siswa/siswi lewat berbagai latihan dan ajakan agar mereka tekun dan kreatif dalam belajar, baik secara akademis maupun non-akademis.

Secara khusus menjelang dan mendekati UN persiapan dilakukan lebih intensif oleh pihak sekolah. Beberapa usaha yang dilakukan oleh pihak sekolah antarai lain mengadakan berbagai bentuk les/belajar tambahan sejak bulan Agustus 2016, dan secara khusus pelajaran yang masuk UNAS, mulai di sekolah (diluar KBM sekolah); beberapa Bimbingan Belajar, Try Out kerjasama sekolah dan Pemerintah Kota Sibolga dan berbagai latihan soal-soal UNAS dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu persiapan juga dilaksanakan lewat pembinaan rohani lewat kegiatan Retret di RR Nagahuta Pematang Siantar. Kegiatan ini bertujuan agar siswa/siswi merasa tenang dan percaya diri dalam menjalani UNAS.

Berbagai persiapan di atas membuat para siswa kelas XII lebih pede mengikuti UNAS. Apni 'Gaja', siswa Kelas XII SMA Katolik Sibolga, Jurusan IPA berujar santai, "Saya sudah siap dan PD aja mengikuti UNAS nanti. Soalnya kami telah dipersiapkan oleh bapak/ibu gurulewt berbagai bimbingan dan latihan-latihan soal UN tahun-tahun seblumnya. Jadi, mengapa harus takut?"

Senada dengan Apni, Krisno Nadeak, kelas siswa kelas XII IPA yang bercita-cita menjadi guru. Saat ditanya tentang kesiapannya menjelang UNAS ia menjawab dengan antusia, "Saya sudah siap mengikuti UNAS. Aku yakin akan lulus nanti. Bapak/Ibu guru telah banyak memotivasi dan membimbingku hingga kini. Apa lagi yang harus ditakuti?"

Di akhir wawancara kedua guru tadi yakin bahwa siswa/siswi mereka akan sukses dalam UNAS ini. (Paskalis)